Posted in: Uncategorized
Dalam Rangkaian Hari remaja (12 Agustus ) dan Hari AIDS Sedunia ( 1 Desember ), KISARA melaksanakan kegiatan Lomba Blog Remaja dengan tema “Bangkitkan Eksistensi Remaja”. Lomba ini terbuka untuk kalangan remaja dengan menarik. Buruan ikutan! Please Visit : http://remajabali.wordpress.com/lomba-blog-remaja-2008/
Posted in: cuma curhat az
Hari ini aku mengunjungi blog seorang kawan baru yang membawa berita yang menyenangkan bagiku…
Ada sebuah film yang berjudul “JUNO” yang alur ceritanya tuh bagus banget kalo aku baca dari blog kawanku itu. aku bilang bagus karena film ini (walaupun aku hanya baca resensi kawan, belum nonton) menceritakan seorang remaja yang KTD, tapi dia mengatasinya dengan sangat santai. Dia tetap bersekolah dengan aktif tapi terus mencari jalan keluar. walau sempat terpikir untuk aborsi, tetapi itu tidak menjadi pilihan terakhirnya. dia memilih untuk tetap melahirkan bayi itu dan kemudian memberikannya pada calon orang tua yang menurutnya paling pantas. Luar biasa kan??
kenapa luar biasa? karena orang - orang disekitarku yang bahkan sudah bukan remaja lagi pun akan menjadikan aborsi sebagai pilihan terakhir ketika pernikahan tidak mungkin terjadi.
film ini betul2 harus menjadi film rekomendasi bagi remaja, yah walaupun bukan berarti ngajarin remaja KTD rame2 trus nyelesaiin masalah seperti film ini…
Posted in: cuma tulisan biasa
Gadis itu terduduk di depan pintu kamar mandi menatap benda yang dengan penuh keberanian dibelinya kemarin pulang sekolah. dia menunjukkan dua setrip garis. Ingatannya kembali terbang melayang beberapa minggu yang lalu ketika dia dengan lugunya mengikuti keinginan pria itu, pria yang membuatnya terbius oleh keelokan gairah. betul - betul terbius hingga tak sadar pagi itu dia terbangun tanpa busana, di rumah kontrakan pria itu…
Gadis itu menerawang bagaikan raga kosong tanpa jiwa. Kemana dia harus mengadu? Ayahnya seorang angkatan yang mendidik anak dengan cara keras, bahkan pukulan bukan hal yang asing lagi baginya. ibunya? Hanya seorang perempuan lemah tak berdaya yang hanya bisa menangis melihatnya dipukuli sang ayah… Pria toko buku itu? sejak hari dia terbius oleh kenikmatan duniawi, gadis itu tak lagi pernah menemukan pria itu, tidak di toko buku, tidak juga di rumah kontrakannya.
Gadis itu hanya berpikir bahwa dia harus keluar dari masalah ini, tapi apa yang bisa dilakukannya? dia hanya seorang gadis belia yang belum lagi genap 15 tahun.
Gadis itu menutup matanya sambil tersenyum lirih…dengan tangan terkulai, bau amis mengiringi cairan merah…
Gadis itu telah menyelesaikannya…
Posted in: cuma curhat az
dulu aku sering banget heran kenapa orang bisa terpikir bunuh diri bahkan mpe melakukannya….
tapi ternyata aku pun bahkan sempat memikirkannya walalupun akal sehat masih tetap menguasaiku…
dan kemaren terpikir lagi saat aku terkapar kurang lebih sekitar tiga hari karena sesak napas….
sejak hari minggu, aku kurang enak badan. awalnya aku pikir cuma panas dalam biasa walaupun sedikit meler (karena meler mang rutinitasku, maklum alergi dingin jadi dikit aja cuaca berubah dingin langsung deh meler). jadi aku cuma minum dextamine untuk atasi alergiku dan minum adem sari eh tapi ternyata aku salah mengenali kondisi tubuhku…malamnya aku langsung sesak napas dah gak bisa tidur.
saat itu aku merasa sangat sangat sangat menderita hingga aku ngerasa kayaknya lebih baik langsung mati deh dari pada tersiksa gak bisa napas (ups…tapi cuma kepikir aja lowh…) trus aku jadi mengkhayal sendiri. saat itu aku berpikir, mungkin itu juga yang dipikirkan oleh orang - orang yang telah membuang hidupnya dengnan bunuh diri karena gak tahan dengan penyakit mereka ya??
aku sampe takut sendiri…. takut penyakitku ternyata parah…. dan yang paling takut adalah kehilangan kontrol diri seperti orang2 nekat itu….
tapi syukurlah setelah kedokter esok harinya keadaanku mulai membaik…
tapi masalah belum selesai….
karena ternyata tiga hari gak kerja, banyak kerjaan numpuk hik…hik…
belum bikin laporan semesteran ke PKBI, belum buat final report, belum buat proposal ke Aston, belum buat proposal ke Puri Asih Hotel, belum follow up orang2 lagi, dll …hikz…hikz…
Posted in: cuma curhat az
hari ini aku dapat job nge - MC di salah satu partai besar di Bali dalam rangka sosialisasi cagub dan cawagub…
aku sih bukan simpatisan mereka, aku hanya bekerja secara profesional. tapi asik juga karena aku jadi bisa bebas masuk ke jaringan semua calon dengan menjadi MC.
tapi terlepas dari itu yang ingin aku ceritakan disini bahwa lucu banget rasanya melihat calon - calon saling mengangkat diri dengan menjelekkan rivalnya (tapi bukankah politik mang gitu?), yang paling lucu aku lihat antara dua calon itu yang paling sibuk saling mengungguli tapi seakan - akan lupa ada rival lainnya yang tidak ikut dalam perseteruan mereka. jangan - jangan malah karena kedua pihak calon sibuk berseteru yang unggul malah yang adem ayem??? he..he.. tapi mungkin itu malah lebih baik y??? he..he..
cuma memang kalo menurutku pilkada yang sekarang ini cukup sulit untuk memilih karena setiap calon punya kelebihan tapi juga memiliki banyak kelemahan.
kalo aku pribadi seh gak masalah yang mana aja, asal bisa memberikan yang terbaik buat bali, jangan cuma obral janji…
Posted in: arrrghhhhhh
Kemarin aku berdebat dengan pacarku… sebenarnya seh bukan masalah yang perlu dipermasalahkan cuma karena bagiku ada yang tidak sejalan dengan pikiran dan hatiku, yah terjadilah perdebatan itu.
awalnya seh karena aku cerita kalo temanku belum juga baikan dengan pacarnya karena pacarnya belum minta maaf. trus didi nanya masalah sebenarnya apa. ya aku ceritakan semua, termasuk perasaan “gerah” karena “kekerasan” yang dilakukan oleh pacar temanku sebut saja “I”.
pacar temanku itu melempar piring kaca ke tubuh temanku hingga pecah berkeping - keping, untung saja temanku tidak luka. yang membuatku tambah “gerah” karena setelah melakukan itu, si “I” tidak juga minta maaf. yah walaupun aku tidak mau ikut campur terlalu jauh, makanya aku biasa aja terhadap mereka.
Didi bilang mungkin si “I” sudah marah besar karena temanku keterlaluan. tapi aku tidak terima…bukan karena aku membela temanku, tetapi karena aku berprinsip bahwa kekerasan yang dilakukan dengan alasan atau latar belakang apapun tetaplah tidak benar.
Didi bilang lagi kalo dy sepakat bahwa kekerasan itu tidak boleh tetapi dari pernyataan2nya ada kesan bahwa kekerasan itu masih dimaklumi jika ada alasan yang kuat. tapi bagiku TIDAK… apapun alasannya, tidak pernah ada sebuah legitimasi untuk boleh melakukan kekerasan terhadap orang lain.
seperti halnya pemerkosaan. sering kali orang - orang membaca, mendengar, atau menonton kejadian pemerkosaan dan kebetulan yang diperkosa menggunakan pakaian yang sedikit terbuka, maka pasti akan muncul pernyataan2 “miring”, misalnya:
“alah pantas aja diperkosa wong pakaiannya aja ngundang!”
Kok jadi aneh??? Pemerkosa ya pemerkosa, korban ya korban…
Apapun alasan si pemerkosa, tetap aja dy telah melakukan sebuah tindakan kriminal, gak perlu ada pembenaran.
pemerkosa ya pemerkosa. korban ya korban…gak usah cari2 alasan, kalo orang da niat jahat biar orang pakai jilbab juga bisa tetap diperkosa, jadi yang salah ya tetap aja si pemerkosa, gak usah balik cari2 penyebab dari si korban karena itu gak ada hubungannya…
kembali ke kisah teman saya… intinya saya tidak setuju ketika didi menyatakan bahwa mungkin si “I” saking marahnya mpe lempar piring. TERSERAH…aku gak peduli ada masalah apa antara I dan temanku, tapi yang jelas aku tetap tidak suka KEKERASAN APAPUN ALASANNYA… apalagi tak ada kata maaf setelah itu…
ini bukan masalah jender bukan juga karena pertemanan. karena kalaupun temanku itu yang melakukan kekerasan, aku tetap tidak akan membelanya karena dy memang salah. selain itu aku yakin…. bahwa kekerasan dalam pacaran adalah cikal bakal KDRT. seberapapun marahnya kita pada pasangan atau seberapapun menyebalkannya pasangan, bukan berarti kekerasan boleh terjadi….
Posted in: nice story
Posted in: ejakulasi pemikiran
Saya sering banget dengar istilah “free sex”, saking seringnya sampe jadi terbiasa. maksudnya…..
sebenarnya jika aku pikir baik - baik, istilah itu agak kurang tepat digunakan terutama jika diterjemahkan dalam bahasa indonesia. well walau aku bukan jagoan dalam menganalisa bahasa, namun jika diterjemahkan “secara bego ala via” free sex artinya sex gratis (
he..he..) atau yang paling umum diartikan adalah sex bebas.
Apa yang salah dengan sex bebas?? maksudku….bukankah sex itu memang seharusnya bebas dalam pengertian tidak ada satu pihak pun yang berada dalam keadaan terpaksa atau tertekan, karena jika ada salah satu pihak yang merasa “tidak bebas” artinya sex itu gak sehat donk????
jadi bagiku akan lebih tepat jika kata free sex atau seks bebas itu jika menggunakan istilah unsafe sex atau seks beresiko tinggi atau seks tidak aman.
Karena seks itu seharusnya menyenangkan, ditilik dari fungsi seks yang gak semata - mata untuk prokreasi aja tetapi juga rekreasi jadi seharusnya membuat seks itu menyenangkan karena aman atau tidak beresiko tinggi.
terserah mau bilang aku sinting atau gimana yang jelas bagiku hidup ini soal pilihan, jadi kenapa harus memaksakan sebuah pilihan terhadap orang lain. yang penting aku bisa membagi yang aku ketahui pada orang lain, agar minimal pilihannya itu tidak menjerumuskannya pada penyesalan berkepanjangan.
Posted in: ejakulasi pemikiran
Beberapa waktu lalu aku membaca sebuah artikel di sebuah harian di kota Denpasar yang mengatakan bahwa seorang siswa SMA dikeluarkan dari sekolah karena KTD (Kehamilan yang Tidak Diinginkan). Aku membaca berita tersebut hingga selesai namun tidak sedikitpun yang menceritakan tentang pria yang menghamilinya..
yah ini memang bukan berita pertama yang aku baca atau aku dengar, tetapi dari sekian berita yang aku baca ataupun aku dengar tidak sekalipun yang menceritakan bagaimana sikap sekolah terhadap pria yang menghamilinya. Bahkan diceritakan si siswa perempuan melakukan dengan pria mana hingga hamil pun tidak diceritakan sehingga seolah - olah itu bukan hal yang penting untuk dibahas. Karena pria tidak membawa aib tetapi perempuanlah yang membawa aib… (?)
Yang paling menyedihkannya, dengan bangganya sekolah si siswa perempuan menyatakan bahwa mereka mengeluarkan siswa yang KTD itu demi nama baik dan citra baik sekolah…lalu bagaimana dengan masa depan si siswa perempuan itu??? Kalo memang itu keadilan bagi sekolah, lalu mana keadilan untuk siswa perempuan itu? apakah keadilan itu hanya untuk si pria yang telah menghamilinya yang bahkan “dianggap” tidak perlu diungkit - ungkit.
Orang - orang selalu mendengungkan soal pendidikan di Indonesia yang kurang berkualitas…aku pikir itu sangat wajar karena seharusnya ilmu itu tidak subjektif tetapi objektif…. kenapa begitu banyak orang - orang yang munafik yang demi menjaga nama baik dan citra dengan mudahnya memutus masa depan seorang siswa generasi penerus bangsa. memang seringkali tanpa disadari kita hanya bisa melarikan diri atau bersembunyi dari masalah tapi tidak berusaha tegar menghadapi masalah tersebut.
Katanya guru adalah orang tua kedua siswa?
katanya sekolah adalah rumah kedua siswa?
LALU…..
orang tua apa yang melepas begitu saja anaknya ketika anaknya tertimpa masalah?
rumah mana yang tidak lagi jadi tempat berlindung malah menjadi sebuat tempat yang penuh ancaman ketika anaknya mengalami masalah?
kenapa tidak diberi kesempatan saja pada si siswa dan tentu pria yang juga melakukannya (jika itu juga merupakan teman sebayanya, jika orang yang lebih dewasa harusnya sekolah malah menemani si siswa untuk meminta pertanggunjawaban si pria dewasa tersebut) apakah mereka memang masih ingin melanjutkan sekolah, jika masih, mereka boleh mengajukan cuti dan melanjutkan sekolahnya lagi ketika mereka telah siap untuk bersekolah lagi. hal ini tentu juga menjadi pelajaran bagi mereka karena mereka tentu harus siap dengan konsekuensi menjadi bahan cerita bagi orang - orang disekolahnya tapi ini pun bisa menjadi pelajaran bagi siswa lainnya bahwa jika sudah aktif secara seksual maka resiko KTD pasti ada dan konsekuensi mereka harus siap menanggungnya. Hal ini tentu membuat mereka lebih dewasa, ketimbang mengeluarkan mereka dari sekolah tapi setelah melahirkan mereka masuk sekolah lain sebagai siswa (kalo diterima) . Ini membuat mereka hanya melarikan diri dari masalah dan masuk ke dunia lain yang tidak tau masalah mereka. jika terus demikian sampai kapanpun generasi kita hanya akan menjadi orang yang hanya bisa melarikan diri.
setiap pilihan pasti mengandung sebuah konsekuensi dan ketika pilihan tersebut telah dijatuhkan, konsekuensi tentu harus ditanggung bagaimanapun berat dan memalukannya itu…
Posted in: ol bout my self
MP alias Malam Pertama…
terdiri dari dua kata yaitu:
Malam; suatu kondisi hari setelah sore sebelum pagi, waktu istirahat, berkesan gelap dan suram tapi banyak hal bisa terjadi, misterius, begadang, dll (silahkan ditambahkan….)
Pertama; kondisi paling awal, belum pernah sebelumnya, menyakitkan kata orang (bout what nieh???), berdebar - debar bagiku (?????)
Singkatnya MP atau Malam Pertama bagiku, saat mulai memainkan jari - jariku menekan tuts keyboard merangkai kata perkata di Simply-LifE of viA. pengalaman pertamaku yang begitu menggairahkan, seperti pertama kali aku mulai mengenal komik, mulai mengenal persahabatan dan mulai mengenal cinta
Bergairah banget rasanya…tapi gak tau apakah selanjutnya aku akan tetap sebergairah ini atau malah makin - makin bergairah atau mungkin malah hilang gairah sama sekali, entah…
Yang jelas aku mau menikmati sensasi gairah ini hanya untuk saat ini, cicipi MP ku…


